Blog

6

Jan

2021

8 macam jenis Cuka dan perbedaannya

Postingan Oleh Toserba Gading
Mengenal Jenis Cuka dan kegunaannya dalam Memasak Cuka (Vinegar)
Cuka adalah salah satu produk rumah tangga yang wajib ada di dapur. Walaupun, cuka memiliki rasa asam dan bau yang kurang sedap, tetapi cuka memiliki peran penting loh dalam menciptakan rasa makanan. Ternyata, cuka memiliki banyak jenisnya, tergantung dari bahan bakunya, dan seringkali membuat bingung jenis cuka yang tepat untuk digunakan dalam membuat suatu masakan. Nah, daripada bingung dalam memilih cuka yang tepat, yuk simak jenis – jenis cuka beserta kegunaanya dalam memasak.
 
1. Cuka Putih
Cuka putih terbuat dari asam asetat biji – bijian. Cuka putih cocok digunakan untuk berbagai jenis makanan, mulai dari menumis, merendam hingga memanggang. Ternyata, “cuka putih sebagian besar digunakan untuk menambah rasa pedas pada makanan dan juga bisa digunakan menjadi alat untuk membersihkan rumah.” Eg. Dixi
 
2. Cuka beras (Rice vinegar)
Cuka beras merupakan hasil fermentasi beras. Cuka beras sering digunakan dalam masakan Asia, seperti di Cina, Jepang, Korea, hingga Vietnam dan juga Indonesia. Contoh masakan yang menggunakan cuka besar adalah acar, bumbu tumis, salad dressing dan saus. Cuka beras “memiliki rasa yang lebih ringan dibandingkan cuka hasil fermentasi buah atau biji – bijian”.
 
3. Cuka Hitam (Black Vinegar)
Cuka hitam merupakan hasil fermentasi dari ketan hitam dan malt. Cuka hitam ini biasanya selalu dipakai dalam tiap hidangan cina, bumbu perendam ikan, kentang panggang, hingga salad dressing.
  
4. Cuka Merah (Red Wine Vinegar)
Cuka merah merupakan hasil fermentasi dari anggur merah. Cuka merah sering digunakan dalam masakan Mediterania dan Eropa, khususnya masakan Prancis. Cuka Merah sangat cocok dalam merendam daging panggang sehingga menghasilkan daging yang lebih juicy, membuat pickle, salad dressing, hingga campuran dessert.
 
5. Cuka Manis (Sweetened Vinegar)
Cuka manis terbuat dari fermentasi beras. Tetapi memiliki tingkat gula yang lebih tinggi dari cuka beras. Cuka manis cocok digunakan untuk membuat acar, salad rasa asam manis, bumbu sushi.
 
6. Cuka Apel (Apple Vinegar)
Cuka apel merupakan hasil fermentasi sari atau ampas buah apel. Cuka apel biasanya digunakan sebagai salad dressing, campuran saus, dan pengempuk daging. Selain memasak, cuka apel memiliki banyak manfaat bagi kesehatan dan kencantikan. Ternyata cuka apel memiliki banyak manfaat ya.
 
7. Fruit-Flavoured Vinegar (Pomegranate Vinegar)
Sama seperti cuka apel, cuka dengan perisa buah ini, juga terbuat dari buah – buahan. Cuka dengan perisa buah ini cocok untuk salad dressing dan penambahan rasa pada daging saus. Dalam proses pembuatannya, cuka dengan perisa buah ini menggunakan “buah yang mengandung gula tinggi dan menggunakan pewarna dan perasa alami dari buah – buahan”. Sehingga cuka dengan perisa buah ini lebih sehat.
  
8. Balsamic vinegar
Cuka Balsamic merupakan hasil fermentasi dari jus anggur. Cuka balsamic ini merupakan cuka yang cocok digunakan dalam berbagai macam masakan, seperti sebagai bumbu perendam daging, salad dressing, penambah rasa asam pada sup, dan penambah rasa pada tumisan mulai dari sayuran hinggah buah - buahan. Cuka balsamic “sama seperti wine, makin lama waktu fermentasi, makin mahal harganya dan makin sulit dicari di pasar”. Tetapi, tidak akan sulit untuk menemukan cuka ini, karena kami menyediakannya.
 
 
Info dari: