Blog

12

May

2021

Review by JKTGO: "SURGA BISKUIT JADUL JAMAN 90an – TOSERBA GADING SERPONG"

Postingan Oleh Toserba Gading Serpong

Check out the full blog here : JktGo

Bulan April 2021 ini team dari JktGo berkunjung ke supermarket Toserba Gading untuk mencari biskuit-biskuit Ramadhan. Dan ternyata mereka menemukan banyak snack-snack jadul disini, auto nostalgia deh.

Yuk baca blog lengkapnya di website JKTGO: http://jktgo.com/surga-biskuit-jadul-jaman-90an-toserba-gading-serpong/

12

May

2021

Warteg Gratis x Toserba Gading (Desember 2019)

Postingan Oleh Toserba Gading Serpong

Kerjasama Warteg Gratis x Toserba Gading bagi-bagi makanan gratis!

Pada bulan Desember 2019, Toserba Gading kerjasama dengan charity Warteg Gratis yang didirikan oleh youtuber Edho Zell. Warteg Gratis adalah sebuah charity yang membagi-membagi makanan gratis kepada mereka yang kurang mampu.

Biasanya Warteg Gratis keliling menggunakan food truck mereka untuk bagi-bagi makanan gratis. Tapi saat sudah waktunya mau jalan ke Toserba Gading, food trucknya malah mogok dong. Ditambah lagi hujan deras sekali pas siangnya. Wah banyak drama deh hari itu, semua deg-degan diancam mau batal kunjungan Warteg Gratis ke Toserba Gading. Tapi akhirnyaa... 

Nonton videonya di youtube ya guyss

12

May

2021

Edho Zell mampir ke Toserba Gading ngapain ya?

Postingan Oleh Toserba Gading Serpong




Beginilah jika kak Edho Zell datang ke supermarket, sambil belanja sambil bikin jokes jayus-jayus hahaha. Jokes apa yang kalian paling suka di video ini?

6

Jan

2021

42 bumbu praktis siap pakai yang bisa kamu temui di Toserba Gading

Postingan Oleh Toserba Gading
 
 
 
 
Seringkali kamu menghabiskan waktu yang lama untuk menyiapkan bumbu dapur seperti memotong dan menghaluskannya. Hal ini membuat waktumu terbuang dan tidak praktis. Taukah kamu,Toserba Gading Serpong telah menyediakan bumbu-bumbu masak siap pakai yang praktis untuk digunakan. Tidak hanya masakan Indonesia, bumbu-bumbu bubuk ini bisa digunakan untuk masakan oriental hingga masakan western.
 
Bumbu Umum
1. Garlic (Bawang Putih)
Garlic powder sebagai pengganti bawang putih basah yang cepat dan praktis. Garlic powder banyak dipakai untuk makanan seperti pasta, pizza, kuah bakso, bumbu tahu petis, koya soto, dan lainnya. Garlic powder juga bisa kamu tambahkan ke dalam berbagai macam makanan ringan seperti kentang goreng dan singkong goreng.
 
2. Onion (Bawang Bombay)
Bubuk bawang Bombay memiliki rasa yang kuat dan bisa digunakan untuk menggantikan bawang Bombay asli. Bawang Bombay ini digunakan pada masakan, snack atau kerupuk.
 
3. Black Pepper (Lada Hitam)
Bumbu tabur ini dapat menambah rasa pedas ke masakan yang kamu buat. Biasanya dijadikan sebagai digunakan untuk masakan sapi lada hitam dan ayam bakar. Selain itu bisa juga sebagai bumbu tambahan pada snack seperti kentang goreng atau singkong goreng.
 
4. Chilli Powder/Flakes (Cabai)
Bubuk cabai biasanya digunakan untuk menambahkan rasa pedas pada makanan. Bisa dicampurkan dengan nasi hangat, sup, atau camilan.
 
5. Ginger (Jahe)
Selain digunakan sebagai bumbu masak, bubuk jahe juga bisa dicampur dengan minuman, teh, dan kopi. Bubuk jahe baik untuk menghangatkan tubuh.
 
6. Leek Flake (Bawang Perai)
Berasal dari daun bawang asli yang digiling kasar. Daun ini biasanya dipakai dalam masakan Indonesia seperti sup, soto, martabak telur atau dapat juga dijadikan bahan tambahan untuk taburan aneka snack.
 
7. Lime Leaves (Daun Jeruk)
Bumbu Tabur Daun Jeruk Flake ini adalah jenis daun-daunan dari tanaman jeruk. Daun ini digiling secara halus dan digunakan untuk berbagai keperluan salah satunya menambah aroma harum dalam masakan.
 
8. Nutmeg (Pala)
Ground Nutmeg atau pala giling biasanya digunakan untuk makanan manis dan gurih seperti saus, kue, pudding ataupun custard. Selain itu juga digunakan untuk beberapa saus seperti saus BBQ dan saus Alfredo.
 
9. White Pepper (Lada Putih)
Lada putih adalah rempah-rempah bercita rasa pedas dan mempunyai warna putih. Lada putih ini biasanya digunakan untuk bumbu dapur untuk memberikan rasa sensasi pedas namun hangat pada masakan. Hampir sebagian besar masakan Indonesia menggunakan lada putih seperti sayur sop, mie goreng, orak arik.
 
10. Cinnamon (Kayu Manis)
Bubuk kayu manis sangat pas digunakan sebagai penambah rasa dalam masakan sehari-hari, baik itu pada saus, sup, dressing, bahkan minuman. Dengan mengonsumsi produk ini, kamu bisa mendapatkan berbagai manfaat dari kayu manis yang mampu membantu menurunkan kadar gula darah dan kolesterol, mengurangi gejala flu, sakit gigi, nyeri pada sendi, dan sebagainya.
 
11. Basil Seeds (Biji Selasih)
Bumbu dapur berbentuk biji kehitaman ini rasanya hampir sama dengan bumbu basil hanya berbeda di tekstur. Jika di rendam bisa dibuat untuk tambahan minuman, isi dalam jely,dan menambah citarasa aroma masakan & hidangan masakan menjadi lebih enak.
 
12. Himalayan Salt (Garam Himalaya)
Berbeda dengan garam dapur, garam Himalaya tidak melalui proses pemurnian sehingga lebih alami. Garam ini berwarna merah muda dan mengandung 80 jenis mineral termasuk zat besi. Garam Himalaya biasanya digunakan sebagai pengganti garam dapur untuk manfaat kesehatan seperti melawan infeksi dan radang pada kulit.
 
 
Bumbu Indonesia
13. Candlenut (Kemiri)
Bumbu tabur kemiri berfungsi sebagai pengental alami dan memberikan warna putih untuk makanan. Biasanya digunakan untuk masakan Indonesia seperti soto, opor, sayur lodeh maupun sambal.
 
14. Cloves (Cengkeh)
Bumbu yang berbentuk seperti tangkai bunga yang kering ini digunakan untuk membumbui daging, membuat kue, hingga minuman. Kegunaannya yaitu untuk menambah aroma dan menghilangkan bau pada masakan.
 
15. Galanga (Lengkuas)
Bumbu tabur ini berfungsi untuk menambah aroma makanan. Lengkuas sering digunakan sebagai bahan utama ayam goreng atau masakan olahan santan seperti kari, opor,rendang.
 
16. Javanese Cardamom (Kapulaga Jawa)
Kapulaga Jawa berwarna putih dan berasal dari dataran pulau Jawa. Cocok digunakan untuk biscuit, pie, sop daging, dan soto.
 
17. Tamarind (Asam Jawa)
Asam jawa giling ini praktis digunakan dan biasa digunakan dalam berbagai makanan dan minuman. Misalnya sirup asam jawa, sayur asem, asem asem dan lainnya.
 
18. Kaffir Lime (Daun Jeruk Purut)
Bumbu tabur daun jeruk purut ini memiliki rasa dan wangi yang sangat khas sehingga sukar dicari penggantinya. Biasanya daun ini digunakan sebagai bahan utama untuk membuat tom yum Thailand dan soto ayam khas Indonesia.
 
19. Lemongrass (Serai)
Serai yang memiliki bentuk asli panjang berlapis-lapis ini digiling dan menjadi bumbu tabur instan siap pakai. Biasanya digunakan untuk menambah aroma pada masakan. Digunakan untuk masakan Indonesia terutama masakan Bali dan sebagai perasa untuk teh dan minuman lainnya.
 
20. Shallot (Bawang Merah)
Bumbu tabur ini memiliki wangi yang kuat dan dapat dijadikan alternatif pengganti bawang merah segar. Memiliki rasa yang mirip dengan bawang Bombay dan bawang putih tapi lebih manis. Bumbu tabur ini dapat kamu gunakan pada masakan Asia, bumbu makannan ringan, dan bumbu dasar merah.
 
21. Bay Leaves (Daun Salam)
Daun salam terkenal dengan keahliannya membuat aroma masakan menjadi lebih wangi. Dengan menggunakan bumbu praktis, daun salam bisa langsung digunakan pada isian ayam atau sapi sebelum dipanggang.
 
22. Coriander (Ketumbar)
Bubuk tabur ketumbar ini praktis digunakan dan tidak perlu lagi untuk digerus. Biasanya bumbu ini digunakan untuk membuat masakan menjadi lebih pekat. Masakan Indonesia yang menggunakan ketumbar seperti ayam bakar, opor ayam, ayam kremes, soto lamongan, dan lainnya.
 
23. Cumin (Jinten)
Bumbu tabur Jinten memiliki rasa pedas dan sedikit rasa lemon yang memberikan rasa hangat. Biasanya digunakan untuk masakan kari, opor atau tumis sayur.
 
24. Black Nut (Keluak)
Biasanya biji Keluak digunakan untuk mengawetkan ikan dan daging. Black Nut atau Keluak merupakan salah satu bumbu yang digunakan dalam masakan olahan daging, rawon, brongkos, dan sambal.
 
25. Turmeric (Kunyit)
Berupa kunyit yang digiling, berbentuk seperti ibu jari dengan warna kuning ke oren-orenan. Kunyit memberikan warna kuning alami pada makanan Indonesia seperti gulai dan rendang.
 
26. Coconut Sugar (Gula Kelapa)
Gurih dan manis adalah dua kata yang mengambarkan bumbu masakan ini. Gula kelapa adalah salah satu bumbu yang paling sering digunakan dalam masakan Jawa seperti Gudeg, Brongkos, Baceman, dan masih banyak lagi.
 
27. Java Turmeric (Temulawak)
Bumbu instan yang berwarna kuning ini bisa langsung digunakan dan kamu tidak perlu menghabiskan waktu untuk memotong temulawak lagi. Bumbu ini bisa digunakan sebagai tambahan makanan, minuman, hingga pengobatan. Temulawak berfungsi untuk melancarkan pencernaan, meningkatkan nafsu makan, hingga meningkatkan stamina.
 
 
Bumbu Western
28. Oregano
Bubuk oregano biasanya digunakan untuk masakan Italia seperti pizza saus pasta dan spaghetti. Oregano bermanfaat sebagai antioksidan, anti bakteri, memperlancar pencernaan dan detoksifikasi tubuh.
 
29. Parsley (Daun Peterseli)
Parsley atau peterseli agak mirip dengan seledri, tapi helaian daunnya lebih keriting dan rimbun. Kegunaannya lebih banyak sebagai campuran saus, sup, kaldu atau garnish pada masakan dan kue favorit kamu.
 
30. Rosemary
Rosemary termasuk jenis tanaman herbal mint yang berasal dari wilayah Mediterania. Bubuk rempah ini memilki rasa hangat dan pedas yang sering digunakan sebagai bumbu marinasi daging ayam dan sapi.
 
31. Thyme (Daun Timi)
Bumbu ini berasal dari daun Thyme asli yang dikeringkan. Daun Timi sering digunakan pada masakan Western untuk menambah rasa pada daging steak dan sup. Seringkali daun Thyme dijadikan sebagai pengganti dari daun rosemary.
 
32. Basil atau Kemangi.
Bumbu tabur Basil berasal dari tanaman rempah-rempah yang digiling secara kasar. Daun ini umumnya disajikan untuk hidangan makanan italia. Sensasi rasa yang ditimbulkan akan menambah aroma masakan. Biasanya disajikan bersama tomat dalam saus pesto, pasta, salad atau pengiring masakan dalam sup atau semur atau juga dapat dijadikan sebagai tambahan untuk taburan didalam aneka snack.
 
33. Paprika
Bubuk paprika memiliki rasa tidak terlalu pedas dengan sedikit rasa manis.. Biasanya digunakan untuk salsa, tortilla,kentang panggang dan masakan Western.
 
34. Cajun
Bumbu Cajun adalah bumbu rempah campuran dari Lousiana Amerika . Cajun terkenal sebagai bumbu masakan yang sangat praktis digunakan. Rempah yang dicampurkan yaitu rempahkering seperti bawang putih, bawang bombay, merica, thye, cayenne bubuk dan garam. Biasanya untuk masakan ayam bakar, udang, kerang.
 
35. Garlic Bread Powder Seasoning
Seperti namanya, garlic bread powder seasoning ini biasa digunakann untuk roti Prancis dan roti biasa. Cara menggunakannya bisa dicampurkan dengan mentega dan dioleskan ke roti.
 
36. Italian Seasoning
Italian Seasoning merupakan campuran aneka rempah kering yang biasa dipakai dalam masakan Italia. Biasanya terdiri dari campuran, sage, thyme, matjoram,oregano dan basil. Bumbu ini bisa dipakai untuk membumbui daging, ikan, kentang untuk sup, stew atau salad.
 
37. Mustard (Moster)
Moster memiliki rasa agak pedas dan menyengat di lidah. Saus Mustard biasanya digunakan sebagai penyedap masakan yang mengandung daging khususnya daging dingin seperti ham. Saus mustard bisa juga digunakan sebagai dressing salad.
 
 
Bumbu Asian Cuisine
38. Star Anise (Bunga Lawang)
Bunga lawang atau pekak termasuk ke dalam Ngo Hiong atau lima jenis rempah masakan Chinese. Bubuk Bunga Lawang ini banyak digunakan di dalam masakan negara-negara Asia seperti masakan Vietnam, Chinese, dan Indonesia.
 
39. Chinese Five Spices (Ngo Hiang)
Bumbu Ngo Hiang terdiri dari 5 macam bumbu khas Chinese. Seperti kayu manis, pekak, merica sechuan, cengkeh dan adas yang dihaluskan. Warnanya kecoklatan dan memiliki aroma yang khas. Bisa kamu gunakan ketika membuat masakan oriental seperti nasi goreng, kwetiau, dan masakan berkecap lainnya.
 
40. Cardamom (Kapulaga)
Kapulaga mempunyai rasa kuat dan menyengat yang dapat memperkuat masakan manis maupun gurih. Kapulaga berperan untuk menghilangkan bau tak sedap dan amis pada daging sapi dan kambing. Biasanya digunakan untuk masakan gulai atau kari.
 
41. Garam Masala
Garam Masala bukan termasuk dalam jenis garam melainkan merupakan racikan rempah khas India. Bumbu ini sering dipakai untuk ayam panggang, kari, dan masakan India lainnya. Garam masala terdiri dari adas, kapulaga hijau, ketumbar, merica hitam,saffron, kayu hitam, dan pala.
 
42. Indian Curry (Kari)
Merupakan campuran beragam bumbu seperti pala, cengkeh, ketumbar, jintan, jahe, kunyit dan cabai. Indian Curry adalah bumbu utama untuk masakan India seperti ayam kari dan korma. Bumbu ini juga cocok untuk aneka sup dan rebusan.

6

Jan

2021

Inspirasi Masak: Apakah Anda pernah coba masak dengan saus-saus ini?

Postingan Oleh Toserba Gading
Saus merupakan salah satu bahan yang paling umum ditemui di dapur. Penggunaan saus pada makanan, bisa langsung membuat rasa makanan menjadi berbeda. Sebagai penambah cita rasa pada makanan, kira – kira jenis saus apa saja yang tepat digunakan untuk memasak? Mari kita lihat..
 
 
1. Saus tiram
Saus tiram dibuat dari fermentasi ikan yang ditambahkan rempah. Saus tiram biasanya digunakan pada masakan cina dan vegetarian. Saus tiram cocok untuk berbagai macam masakan yang dikukus dan ditumis.
 
2. Saus teriyaki
Saus teriyaki adalah saus yang terbuat dari kecap asin, dengan tambahan sake dan gula pasir. Saus teriyaki biasanya digunakan dalam masakan jepang. Saus teriyaki biasanya digunakan untuk membakar, memanggang, dan merendam. Saus teriyaki sering digunakan dalam membuat olahan daging.
 
3. Saus Gochujang
Saus gochujang adalah saus asli korea. Saus gochujang “sebenarnya bukanlah sambal biasa, melainkan sambal yang telah difermentasi, sehingga rasanya merupakan kombinasi rasa manis dan pedas”. Saus gochujang sering digunakan dalam masakan korea, seperti kimchi, bibimbap dan lainnya. Saus gochujang juga bisa digunakan untuk merendam daging.
 
4. Saus Barbeque
Saus barbeque adalah saus yang memiliki rasa yang unik, yaitu gurih, asin, asam dan manis. Saus barbeque biasanya digunakan dalam masakan yang dipanggang. Saus barbeque biasanya dijadikan saus atau campuran daging.
 
Info dari:

6

Jan

2021

8 macam Minyak dan cara masaknya

Postingan Oleh Toserba Gading
 
 
Minyak merupakan salah satu bahan yang paling umum ditemui di dapur. Pada umunya, kita hanya mengetahui bahwa hanya minyak sayur saja yang bisa digunakan dalam memasak. Sebenarnya tidak lohh, banyak jenis minyak berdasarkan bahan utama dan kandungannya. Sehingga, dapat membuat masakan menjadi lebih sehat. Nah, dari pada bingung menentukan minyak yang sehat dan baik untuk dikonsumsi, yuk cek jenis – jenis minyak dan kegunaanya.
 
1. Corn oil
Minyak jagung terbuat dari biji jagung. Minyak jagung cocok untuk dipakai menggoreng, menumis dan memanggang. Minyak jagung juga bisa dipakai untuk campuran mayonaise, menggoreng gorengan dan lainnya. Ternyata, minyak jagung juga menjadi “ganti minyak kelapa sawit karena kandungan asam lemak tak jenuhnya lebih rendah sehingga baik untuk menjaga kesehatan jantung. Selain bisa menjaga kesehatan jantung, ternyata minyak jagung juga bisa diandalkan untuk menghindari kolestrol tinggi, dan bila menyertakan minyak jagung di dalam masakan, kemungkinan besar bisa terhindar dari penyakit pencernaan seperti sembelit, wasir dan kanker usus besar. Bahkan bagus untuk kamu yang sedang menjalankan program diet, karena serat pada minyak jagung memberikan rasa kenyang yang lebih tahan lama ketimbang serat pada seporsi nasi.”
 
2. Sunflower Oil
Minyak ini terbuat dari biji bunga matahari. Minyak ini cocok digunakan untuk menumis, menggoreng, memanggang dan sebagai bahan baku pembuatan kue. Minyak biji bunga matahari juga cocok untuk digunakan sebagai pembuatan. Ternyata, selain bisa digunakan untuk menggantikan minyak sayur, minyak biji bunga matahari “banyak mengandung asam lemak tak jenuh dan asam linoleat yang bermanfaat bisa menurunkan kadar kolestrol. Selain itu juga kaya akan omega 9 (asam oleat), vitamin E, lemak dan masih banyak nutrisi lainnya.”
 
3. Sesame Oil
Minyak wijen terbuat dari pemerasan biji wijen. Minyak wijen cocok digunakan untuk menumis dan menggoreng. Minyak wijen cocok untuk digunakan di berbagai jenis masakan, karena dapat menambah rasa makanan seperti saus salad, ramen dan nasi goreng. Selain bisa menambah rasa makanan, ternyata minyak wijen “memiliki kandungan lemak tak jenuh ganda sebanyak 46 persen serta lemak tak jenuh tunggal 40 persen. Kedua kandungan itu dianggap sebagai kombinasi yang baik untuk mencegah diabetes dan mampu meningkatkan plasma glukosa pada penderita diabetes hipersensitif. Minyak wijen juga terkait dengan penurunan kadar kolesterol, kandungan phythosterol, vitamin E, vitamin B kompleks, dan asam folatnya berfungsi sebagai penghambat dalam pembentukan kolesterol dan menurunkan tekanan darah.”
 
4. Canola Oil
Minyak canola terbuat dari biji canola, sering disebut minyak nabati. Minyak canola cocok digunakan untuk menumis, menggoreng, memanggang dan juga bisa dipakai untuk dressing salad. Tetapi, saat menggunakan minyak canola dalam memasak sebaiknya menggunakan api yang kecil agar kandungannya tidak hilang.
Minyak canola memiliki “kandungan Omega-3 dan asam lemak tak jenuhnya aman dikonsumsi dan baik untuk kesehatan, sehingga bermanfaat untuk mengontrol dan menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh. Dan agar lebih awet, simpanlah minyak canola di tempat yang sejuk, jauh dari cahaya matahari dan tidak berdekatan dengan kompor atau oven.
 
5. Soybean Oil
Minyak kacang kedelai terbuat dari olahan kacang kedelai. Minyak kedelai cocok digunakan untuk menggoreng dan menumis. Biasanya, minyak kedelai digunakan untuk dressing pada salad. Minyak kedelai “memiliki kandungan lemak jenuh yang lebih rendah dibandingkan dengan lemak jenuh yang terdapat di dalam minyak sawit. Proses pembuatan minyak kedelai yang dibuat dengan cara ekstrasi ini meningkatkan kadar kolesterol baik dan menurunkan kadar kolesterol jahat dalam darah. Selain itu, kandungan isoflavon yang terdapat pada biji kedelai mampu menangkal radikal bebas serta mampu membantu mencegah osteoporosis.”
 
 
6. Olive Oil
Minyak zaitun terbuat dari buah zaitun. Minyak zaitun cocok digunakan untuk menumis, dan kurang cocok untuk menggoreng dengan waktu yang lama. Biasanya, minyak zaitun cocok digunakan untuk salad dressing, hidangan italia, dan saus salad. “Minyak zaitun terbagi menjadi dua, yakni extra virgin dan murni. Extra virgin lebih cocok untuk menumis dan murni lebih cocok untuk menggoreng. Minyak zaitun yang kaya akan kandungan omega 3, omega 6, vitamin E, vitamin K dan antioksidan yang sangat bagus untuk kesehatan jantung. Selain itu juga dapat menurunkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh.”
 
7. Coconut Oil
Minyak kelapa terbuat dari daging buah kelapa yang dikeringkan dan dimasak. Minyak kelapa lebih cocok digunakan untuk menumis dan memanggang dibandingkan menggoreng, karena memiliki kandungan lemak yang lebih creamy. Minyak kelapa dapat diolah ke dalam berbagai macam masakan, sehingga menghasilkan rasa makanan yang gurih. Minyak kelapa “ternyata mengandung HDL atau kolestrol baik, tinggi akan asam laurat yang bermanfaat menurunkan risiko serangan jantung dan anti-bakteri bagi tubuh.” Eitts, walaupun termasuk minyak sehat, namun sebaiknya tidak menggunakan minyak yang sudah dipakai berulang kali.
 
8. Grapeseed Oil
Minyak biji anggur terbuat dari sisa biji. Minyak biji anggur, cocok digunakan untuk menumis dan memanggang. Minyak biji anggur biasanya digunakan untk membuat salad dan roti panggang. Minyak biji anggur “berbahaya kalau digunakan untuk menggoreng, karena bisa membentuk radikal bebas. “minyak biji anggur mengandung tinggi vitamin E dan asam lemak omega 6. Minyak ini juga memiliki antioksidan alami, dan dapat meningkatkan kolestrol baik.” Namun, minyak ini “tidak boleh dikonsumsi secara berlebihan karena mengandung omega 6 yang tinggi. Omega 6 diketahui bisa meningkatkan inflamasi dan menaikkan berat badan.”
 
 
Info dari:

6

Jan

2021

8 macam jenis Cuka dan perbedaannya

Postingan Oleh Toserba Gading
Mengenal Jenis Cuka dan kegunaannya dalam Memasak Cuka (Vinegar)
Cuka adalah salah satu produk rumah tangga yang wajib ada di dapur. Walaupun, cuka memiliki rasa asam dan bau yang kurang sedap, tetapi cuka memiliki peran penting loh dalam menciptakan rasa makanan. Ternyata, cuka memiliki banyak jenisnya, tergantung dari bahan bakunya, dan seringkali membuat bingung jenis cuka yang tepat untuk digunakan dalam membuat suatu masakan. Nah, daripada bingung dalam memilih cuka yang tepat, yuk simak jenis – jenis cuka beserta kegunaanya dalam memasak.
 
1. Cuka Putih
Cuka putih terbuat dari asam asetat biji – bijian. Cuka putih cocok digunakan untuk berbagai jenis makanan, mulai dari menumis, merendam hingga memanggang. Ternyata, “cuka putih sebagian besar digunakan untuk menambah rasa pedas pada makanan dan juga bisa digunakan menjadi alat untuk membersihkan rumah.” Eg. Dixi
 
2. Cuka beras (Rice vinegar)
Cuka beras merupakan hasil fermentasi beras. Cuka beras sering digunakan dalam masakan Asia, seperti di Cina, Jepang, Korea, hingga Vietnam dan juga Indonesia. Contoh masakan yang menggunakan cuka besar adalah acar, bumbu tumis, salad dressing dan saus. Cuka beras “memiliki rasa yang lebih ringan dibandingkan cuka hasil fermentasi buah atau biji – bijian”.
 
3. Cuka Hitam (Black Vinegar)
Cuka hitam merupakan hasil fermentasi dari ketan hitam dan malt. Cuka hitam ini biasanya selalu dipakai dalam tiap hidangan cina, bumbu perendam ikan, kentang panggang, hingga salad dressing.
  
4. Cuka Merah (Red Wine Vinegar)
Cuka merah merupakan hasil fermentasi dari anggur merah. Cuka merah sering digunakan dalam masakan Mediterania dan Eropa, khususnya masakan Prancis. Cuka Merah sangat cocok dalam merendam daging panggang sehingga menghasilkan daging yang lebih juicy, membuat pickle, salad dressing, hingga campuran dessert.
 
5. Cuka Manis (Sweetened Vinegar)
Cuka manis terbuat dari fermentasi beras. Tetapi memiliki tingkat gula yang lebih tinggi dari cuka beras. Cuka manis cocok digunakan untuk membuat acar, salad rasa asam manis, bumbu sushi.
 
6. Cuka Apel (Apple Vinegar)
Cuka apel merupakan hasil fermentasi sari atau ampas buah apel. Cuka apel biasanya digunakan sebagai salad dressing, campuran saus, dan pengempuk daging. Selain memasak, cuka apel memiliki banyak manfaat bagi kesehatan dan kencantikan. Ternyata cuka apel memiliki banyak manfaat ya.
 
7. Fruit-Flavoured Vinegar (Pomegranate Vinegar)
Sama seperti cuka apel, cuka dengan perisa buah ini, juga terbuat dari buah – buahan. Cuka dengan perisa buah ini cocok untuk salad dressing dan penambahan rasa pada daging saus. Dalam proses pembuatannya, cuka dengan perisa buah ini menggunakan “buah yang mengandung gula tinggi dan menggunakan pewarna dan perasa alami dari buah – buahan”. Sehingga cuka dengan perisa buah ini lebih sehat.
  
8. Balsamic vinegar
Cuka Balsamic merupakan hasil fermentasi dari jus anggur. Cuka balsamic ini merupakan cuka yang cocok digunakan dalam berbagai macam masakan, seperti sebagai bumbu perendam daging, salad dressing, penambah rasa asam pada sup, dan penambah rasa pada tumisan mulai dari sayuran hinggah buah - buahan. Cuka balsamic “sama seperti wine, makin lama waktu fermentasi, makin mahal harganya dan makin sulit dicari di pasar”. Tetapi, tidak akan sulit untuk menemukan cuka ini, karena kami menyediakannya.
 
 
Info dari: